Hello, ini adalah post mengenai curhatan dan sharing personal statement gw di blog untuk pertama kalinya. Mungkin terdengar sangat jadul dan "hello" kemana aja lo Din selama ini!?? Oke-oke ya ya, mungkin selama ini gw kebanyakan curhat ato cerita sama orang dan dairy kali ya *OMG dairy? ........
Topik gw kali ini mengenai:
Topik gw kali ini mengenai:
"Politik di Kalangan Pemula"
Remaja
dan berita politik yang diberikan melalui sosial media menjadi sesuatu yang catchy dewasa ini. Di tulis di http://ramalanintelijen.net/?p=6762
Menurut Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPP) Kementerian
Komunikasi dan Informatika Budi Setiawan, tercatat 44,6 juta pengguna
Facebook dan 19,5 juta pengguna Twitter di Indonesia. Berdasarkan
penelitian Nielsen, Indonesia juga masuk sebagai pengguna perangkat mobile
tertinggi sebanyak 48%, diikuti oleh Thailand dan Singapura. Dari segi
usia, menurut Budi, semakin banyak pengguna internet merupakan anak muda. "Mulai
dari usia 15-20 tahun dan 10-14 tahun meningkat signifikan,"katanya. Disamping
itu pula, situs berita seperti Detik.com dan Kompas.com memiliki pengunjung sebanyak
2.173.013 perharinya yang rata-rata kalangan anak muda.
Jembatan
informasi melalui media sosial menjadi semakin riuh oleh kicauan politik. Pasalnya,
hampir sebagian besar para tokoh politik berlomba untuk membuat akun Twitter
dan Facebook. Jelas saja selain banyak digandrungi masyarakat, media sosial
juga menciptakan sesuatu yang instan, efektif dan ekonomis dalam berkampanye. Pengguna
media sosial yang sebagian besar anak muda dan merupakan first voter dinilai menjadi pos suara terbesar yang bisa
dipengarhui untuk pemilihan presiden nanti. Hal ini juga dapat dilihat dari
data BPS 2010: Penduduk usia 15-19 tahun: 20.871.086 orang, usia 20-24 tahun:
19.878.4417 orang. Dengan demikian, jumlah pemilih muda sebanyak 40.749.503
orang. Jumlah yang sangat besar bukan? Satu suara saja sangat berarti, apalagi
suara yang berjumlah jutaan, pasti lebih menentukan lagi. Itulah sebabnya hal
tersebut dinilai amat sangat berperan besar dalam menentukan kemenangan partai
politik atau kandidat tertentu yang berkompetisi dalam pemilihan umum 2014
nanti.
Disamping
pemilih pemuda yang memiliki banyak kelebihan, seperti yang telah diuraikan
secara singkat di atas, pemilih pemula juga memiliki kekurangan. Yakni masih
minimnya pengalaman memilih dalam pemilu. Pada umumnya banyak dari mereka yang
belum terlalu mengetahui berbagai hal terkait untuk apa pemilu diselenggarakan,
apa saja tahapan pemilu, siapa saja yang menjadi peserta pemilu, apa saja
syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi peserta pemilu, siapa saja yang
boleh mememilih dalam pemilu, apa itu partai politik, atau bahkan mereka yang
sudah melek akan politik namun bersikap apatis dan skeptis terhadap persoalan
politik karna seringkali menerima kenyataan yang setidak sesuai dengan
harapan-harapannya. Contoh, mereka enggan berpartisipasi dalam pemilu dan
memilih ikut-ikutan tidak mau menggunakan hak pilihnya alias golongan putih
(golput). Hal ini sangat disayangkan apalagi jika suaranya tersebut disalah
gunakan oleh oknum-oknum tertentu.
Alasan
gw tertarik ngikutin program Ayo Vote ini, bermula pada saat seorang sepupu gw
mengirimkan image ke Line gw yang berupa capture
dari sebuah website. Ternyata eh ternyata, website itu membutuhkan tenaga
relawan yang semangat dan mempunyai dedikasi terhadap sistem perpolitikan di
kalangan kaum pemuda Indonesia. Salah satu dari tenaga yang dibutuhkan ada Writer & Reseacher, yang langsung
terlintas di kepala gw dari program ini, gw bisa mengasah kemampuan menulis gw
sambil mengisi waktu liburan yang akan habis di bulan depan. Setelah kemarin gw
mendatangkan meeting di kantor BeritaSatu, gw semakin tertarik sama program Ayo
Vote ini, selain ada beberapa kakak-kakak yang ‘kece’ dan seru *hahahay, gw
juga berharap disini gw dapet berbagai pengalaman, ilmu, dan koneksi-koneksi
baru. Sejujurnya sih, *ini jujur banget loh, gw paling ngantuk sama pelajaran
Komunikasi Politik yang ada di kampus, malah keseringan cabut kekantin selain
karna alasan ga suka, dosen gw yang ngajar pun cukup ngebosenin. Bayangkan,
masih ada aja temen gw yang baru datang setelah 30 menit kelas berlangsung. Oke
balik lagi ke AyoVote, setelah beberapa menit kakak-kakak team AyoVote menerangkan
program yang ingin dijalankan, menurut gw ini program bagus banget.
Pertama,
yang gw tangkep, mereka ini pengen ngebangun literasi politik yang ngga terlalu
berat ke kalangan anak muda dan ngebungkus beritanya lebih asik, menarik, dan funny. Kedua, mereka ingin mengajak anak
muda khususnya kalangan pemilih pemula untuk tidak bersikap apatis terhadap
pemilu 2014 nanti, bagaimana pun suara mereka sangat menentukan sekali nasib
pemimpin bangsa kedepannya. Ketiga, pemuda itu sarat akan ide-ide kreatif serta
kepercayaan dirinya pun sedang berada pada titik puncak, alangkah baiknya kita
bersama mengajak mereka untuk membentuk sikap yang peduli dan kreatif terhadap
sistem perpolitikan negara. Dengan kata lain, sebuah kemajuan dan masa depan
Negara dapat dilihat dari kondisi pemudanya. Jika kondisi pemudanya baik, dapat
di pastikan nasib bangsa ini di masa depan akan menjadi baik, namun jika
kondisi pemuda sebaliknya dipastikan pula nasib bangsa tidak akan maju.
Sekian sharing dan curhatan gw hari ini.
Hope you enjoy and like it guys..
Emmwwaahhooeek! :* :&
Tidak ada komentar:
Posting Komentar